Sabtu, 16 Januari 2016

Rangkaian Parametrix Equalizer

Rangkaian Parametrix Equalizer

Rangkaian Parametrix Equalizer yaitu suatu rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai alat pengatur frekuensi agar frekuensi yang dihasilkan dari suatu instrumen dapat sesuai yang diinginkan. Pada umumnya jaringan parametrik equalizer dapat mengurangi noise, memperjelas frekuensi, dan memungkinkan untuk memotong frekuensi yang tidak diinginkan yang tentunya semua itu berhubungan dengan range frekuensi audio yang berkisar dari 20Hz – 20 KHz, sesuai dari kapasitas pendengaran manusia. Aplikasi dari penggunaan instrumen ini adalah dalam suatu industri musik, rekaman, penerimaan sinyal audio yang sangat dibutuhkan dalam pengaturan penguatan bass maupun treble agar sinyal yang dihasilkan dapat seminimal mungkin kekurangannya karena telah di proses oleh jaringan parametrik equalizer.

 Gambar Skema Rangkaian Parametrik Equalizer

Rangkaian Parametrik Equalizer
Rangkaian parametrik equalizer mempunyai kelebihan dari jenis equalizer lainnya, dalam jaringan parametrik equalizer ini umumnya terdapat 2 bagian yang sangat penting yaitu bass gain volume control dan treble gain volume control yang berfungsi sebagai pengaturan nada bass dan nada treble. Pada bagian bass gain volume control terdapat bagian pemotong frekuensi atau yang biasa disebut sebagai cut off yang berfungsi untuk memproteksi frekuensi yang masuk agar stabil, tidak kurang dari 20Hz dan tidak lebih dari 1200Hz. Selain itu terdapat pula gain control dan width band range frequency agar semua keluaran frekuensi dapat sesuai dengan bass range optimal jaringan parametrik equalizer.
Rangkaian parametrik equalizer juga mempunyai bagian yang biasa disebut sebagai treble gain volume control, pada bagian ini kita dapat menemui sebagian besar persamaan dari bagian bass gain volume control pada jaringan parametrik equalizer. Perbedaan yang signifikan hanyalah terdapat pada range frekuensi yang nantinya akan dibatasi atau cut off, range frekuensi yang diperbolehkan atau yang akan dilewatkan oleh treble gain volume control adalah berkisar dari 1200 Hz – 15000 Hz apabila lebih dari frekuensi tersebut maka frekuensi akan di potong. Pada dasarnya rangkaian ini hanyalah sebuah filter yang dimodifikasi dengan OP-AMP yang dapat memberikan gain maupun dapat membatasi frekuensi yang menjadikannya sebagai jaringan parametrik equalizer.

Selasa, 12 Januari 2016

Amplifier Ruangan 150 Watt

Amplifier Ruangan 150 Watt


Amplifier adalah perangkat penguat sinyal, dalam hal ini amplifier yang akan dibuat adalahamplifier ruangan dengan daya 150 watt. Amplifier untuk ruangan yang sederhana pada umumnya dilengkapi dengan pengatur nada (tone control) dalam 1 box. Kapasitas daya untuk amplifier ruangan tidak perlu terlalu besar, karena digunakan untuk menguatkan sinyal dalam suatu ruangan (rumah) saja. Berikut adalah tahapan dalam membuat amplifier.
Amplifier Ruangan

Bagian Amplifier

Untuk membuat sebuah amplifier ruangan diperlukan beberapa kit atau rangkaian sebagai berikut :
  • Power Amplifier
  • Tone control
  • SpeakerProtektor
  • Power Supply
  • Box Amplifier

1. Power Amplifier

Power amplifier yang dipilih adalah power amplifier OCL 150 watt. Kit power amplifier 150 watt terdapat banyak jenis di toko elektronika, oleh karena itu perlu dipilih yang baik. Power amplifier OCL 150 watt memiliki daya atau power yang lebih dari cukup untuk menguatkan sinyal audio dalam sebuah ruangan. Berikut adalah contoh kit power amplifier OCL 150 Watt.
Kit Power Amplifier OCL 150 WattKit Power Amplifier OCL 150 Watt
Skema rangkaian power OCL 150 watt diatas menggunakan transistor power TIP3055 dan TIP2955, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada skema rankaian power amplifier OCL 150 watt berikut :
Rangkaian Power OCL 150 WattRangkaian Power OCL 150 Watt
Rangkaian power amplifier OCL 150 watt diatas adalah skema untuk 1 sisi atau chanel, dalam kit power OCL 150 watt diatas merupakan gabungan 2 buah rangkaian power OCL 150 watt tersebut karena kit tersebut stereo.

2. Tone Control

Tone control yang dapat dipasangkan dengan power amplifier OCL 150 watt ada banyak jenis, yang paling sederhana dan memiliki kualitas yang bagus salah satunya tone control 4 transistor. Tone control 4 transistor ini dipilih karena sistem pengatur nadanya baxandall dan tegangan kerja tone control sama dengan tegangan power amplifier, sehingga tidak perlu power supply tambahan,selain itu tone control ini murah. Berikut kit tone control 4 transistor tersebut.
Tone Control 4 TransistorTone Control 4 Transistor
Skema rangkaian tone control 4 transistor diatas adalah sebagai berikut.
Rangkaian Tone Control 4 TRRangkaian Tone Control 4 Transistor

3. Speaker Protektor

Speaker protektor adalah rangkaian yang berfungsi untuk melindungi load speaker dari lonjakan tegangan pada output power amplifier. Pada prinsipnya speaker protektor bekerja dengan menunda waktu interkoneksi antara speaker dengan power amplifier, sehingga lonjakan tegangan power OCL pada saat pertama kali dihidupkan tidak tersalurkan ke speaker. Speaker protektor yang baik selain dapat menunda waktu terhubungnya speaker juga harus dapat memutus dengan cepat apa bila terdapat sinyal DC pada output power amplifier. Berikut kit speaker protektor yang dapat digunakan.
Kit Speaker ProtektorKit Speaker Protektor
Kit speaker protektor diatas adalah stereo,sehingga jalur output dari power ampliifer OCL 150 watt diatas langsung dihubungkan ke input speaker protektor. Berikut adalah skema rangkaan speaker protektor diatas.
Skema Rangkaian Speaker ProtektorSkema Rangkaian Speaker Protektor

4. Power Supply

Power supply yang diperlukan untuk membuat amplifier ini adalah power supply simetris dengan kapasitas arus minimal 5 Ampere dan tegangan output simetris 25 – 32 volt. Untuk transformator sebaiknya dipilih yang berkualitas karena transformator yang tidak bagus pada umumnya dapat menyebabkan noise (dengung) dari gelombang elektromagnetik transformotor tersebut. Selain itu sebaiknya dipilih transformator yang menyediakan terminal extra 500 mA atau 1 A untuk memberikan supply tegangan ke speaker protektor dan kipas.
Kit Power Supply AmplifierKit Power Supply Amplifier
Untuk bagian kit power supply yang perlu diperhatikan adalah kapasitas kapasitor (elco) dan kapasitas arus dioda bridge. Hal ini karena apabila kurang besar maka akan terjadi drop tegangan pada saat amplifier mereproduksi nada bass.
Rangkaian Power Supply AmplifierRangkaian Power Supply Amplifier

Cara Merakit Amplifier

Cara merakit amplifier dalam sebuah box yang perlu diperhatikan adalah tata letak kit power amplifier terhadap transformator power supply,kipas dan kit yang lain karena menentukan jalur kabel dan sirkulasi udara dalam box.
  • Posisi transformator perlu diperhatikan karena memancarkan gelombang elektromagnetik disekitar trsformer, selain itu berat.
  • Posisi kit power amplifier terhadap kipas, hal ini penting karena kipas berfungsi untuk mengatur sirkulasi udara, sehingga komponen yang menimbulkan panas seperti transisto power amplifier dan transformator sebisa mungkin mendapat prioritas mendapat sirkulasi udara yang lancar.
  • Posisi tone control sebaiknya terlindung dari pengaruh elektromagnetik dari transformator (terutama bagian input), hal ini bertujuan agar tidak terjadi dengung karena efek elektromagnetik.
  • Jalur kabel input sebisa mungkin dijauhkan dari transformer dan menggunakan kabel coaxial aar gelombang elektromagnetik dari luar tidak mengenai sinyal input amplifier.
  • Sistem grounding dalam rangkaian sebaiknya dihubungkan ke box, kecuali ground untu speaker protektor jangan sampai terhubung dengan ground rangkaian power amplifier, hal ini bertjuan agar speaker protektor dapat mendeteksi sinya DC dari output power amplifier dengan baik.
 Setelah proses perakitan selesai, sebaiknya amplifier ruangan tersebut di test dengan dinyalakan tanpa terhubung dengan speaker dan sinyal input, pastikan semua temperatur komponen normal dan jangan lupa mengukur jalur output speaker amplifier dengan mutlimeter VAC (harus 0 volt) pada saat tanpa sinyal dan tidak ada tegangan DC pada terminal output. Setelah semua normal silahkan sihubungkan ke loaud speker dan diberikan sinyal audio padaamplifier yang baru kita buat.

Sabtu, 14 November 2015

Rangkaian Mini Amplifier 12V DC accu


Rangkaian Mini Amplifier 12V DC

1.Rangkaian Power Amplifier Stereo IC LA4440 
 Rangkaian power amplifier stereo ini menggunakan IC LA4440 yang dapat memberikan daya output 18 watt stereo. Rangkaian power amplifier stereo dengan IC LA4440 bekerja dengan sumber tegangan + 12 volt DC dengan arus 2 ampere. IC power amplifier LA4440 sering digunakan pada bagian amplifier tape mobil stereo. IC LA4440 adalah chip amplifier stereo yang memiliki spesifikasi teknis sebagai berikut. It has 46dB of ripple rejection Low distortion Good channel separation Thermal protector Overvoltage protector Surge voltage protector Gambar skema dan daftar komponen untuk membuat power amplifier stereo dengan IC LA 4440 dapat dilihat pada gambar rangkaian berikut. 
Rangkaian Power Amplifier Stereo IC LA4440 



Rangkaian power amplifier stereo dengan IC LA4440 diatas dapat digunakan untuk menggerakan beban load speaker dari 2 Ohm hingga 32 Ohm, sehingga dapat diaplikasikan dalam perangkat audio yang luas. Rangkaian power amplifier stereo IC LA4440 ini juga dapat digunakan untuk menggerakan speaker jenis Horn pada sistem audio PA (Public Amplifier). Rangkaian power amplifier stereo menggunakan IC LA4440 ini dapat dibuat dengan PCB yang ada dipasaran. Pada PCB dipasaran, rangkaian power amplifier stereo IC LA4440 ini telah dilengkapi dengan rangkaian tone control yang tersusun dalam 1 buah PCB. IC La4440 akan menghasilkan panas pada saat bekerja dengan volume yang besar, oleh karena itu IC LA4440 ini perlu dilengkapi dengan pendingin (heat sink) untuk membuang panas yang dihasilkan. Power supply untuk rangkaain power amplifier stereo IC LA4440 ini dapat menggunakan power supply dengan tegangan output 12 volt DC dan arus minimal 2 ampere. 


2. Mini Amplifier dengan TDA2004
Rangkaian speaker aktif pada gambar dibawah merupakan amplifier yang sering digunakan untuk membuat speaker aktif dengan daya ouput 80 watt. Rangkaian amplifier speaker aktif ini menggunakan power amplifier berupa IC TDA2004 yang dirangkai secara BTL (Bridge Tie Load) dan dapat memberikan daya 40 watt untuk tiap chanelnya, sehingga daya total untuk rangkaian power amplifier stereo adalah 2 x 40 watt. Rangkaian amplifier speaker aktif stereo ini dapat bekerja pada sumber tegangan +12 volt DC hingga + 15 volt DC. Untuk membuat speaker aktif dengan daya 80 watt tersebut dapat dilihat gambar rangkaian dan daftar komponen rangkaian amplifier speaker aktif stereo 80 watt berikut. 
Rangkaian Amplifier Speaker Aktif Stereo 80 Watt TDA2004 

Rangkaian amplifier stereo 80 watt dengan IC TDA2004 diatas merupakan gambar sisi mono dari rangkaian stereonya. Rangkaian amplifier stereo 80 watt diatas telah memenuhi syarat untuk digunakan sebagai rangkaian amplifier pada speaker aktif karena telah dilengkapi dengan rangkaian pengatur nada (tone control) seperti yang dibutuhkan pada speaker aktif. Pada dasarnya rangkaian amplifier speaker aktif stereo 80 watt TDA2004 diatas terdiri dari 2 bagian sebagai berikut. Bagian tone control, bagian ini berfungsi untuk mengatur nada sinyal audio sebelum dikuatkan oleh power amplifier. Pada bagian ini nada bass dan nada trebel dapat diatur tingkat penguatannya, begitu juga level sinyal secara keseluruhan diatur menggunakan kontrol volume. Rangkaian tone control untuk speaker aktif ini dilengkapi dengan tombol loudness untuk menambah kuat sinyal audio dan balance untuk mengatur kesimbangan chanel L dan chanel R sinyal audio stereo. bagian power amplifier, bagian ini berfungsi untuk menguatkan sinyal audio hasil olahan tone control agar dapat  menggerakan speaker. Rangkaian power amplifier speaker aktif ini menggunakan IC TDA2004 yang dikonfigurasikan secara BTL agar dapat memberikan daya output 40 watt tiap chanelnya sehingga diperoleh daya output total 80 watt. 

Gambar PCB Rangkaian Amplifier Speaker Aktif Stereo 80 Watt TDA2004 

gambar diatas adalah PCB untuk membuat atau merakit rangkaian amplifier speaker aktif stereo80 watt IC TDA2004 pada gambar ragkaian diatas. Untuk mengurangi panas yang dihasilkan IC TDA2004 pada saat menguatkan sinyal audio, maka IC TDA2004 ini perlu dilengkapi dengan heat sink untuk membuang panas pad IC TDA2004 tersebut.


3.Rangkaian Speaker Aktif Subwoofer Amplifier 24 Watt ICTDA1516BQ
Rangkaian Speaker Aktif Subwoofer Amplifier 24 Watt ini dibangun menggunakan ICTDA1516BQ yang disusun BTL dan untuk bagian filter low pass pada Rangkaian Speaker Aktif Subwoofer Amplifier 24 Watt ini menggunakan OP-Amp TL072. Level sinyal yang akan dikuatkan oleh Rangkaian Speaker Aktif Subwoofer Amplifier 24 Watt ini diatur oleh P1 dan seting center frekuensi low pass filternya dapat diatur dari potensiometer P2. Fungsi SW1 pada Rangkaian Speaker Aktif Subwoofer Amplifier 24 Watt ini adalah untuk memilih phase, yaitu ingin dibalik phasenya atau tidak. Rangkaian subwoofer amplifier 24 watt ini membutuhkan supply tegangan +14.5 VDC. Rangkaian Speaker Aktif Subwoofer Amplifier 24 Watt secara lengkap dapat dilihat pada gambar rangkaian berikut. 
Rangkaian Speaker Aktif Subwoofer Amplifier 24 Watt 

Daftar Komponen Rangkaian Speaker Aktif Subwoofer Amplifier 24 Watt:



  • P1 10K
  • P2 22K
  • R1,R4 1K 
  • R2,R3,R5,R6 10K 
  • R7,R8 100K
  • R9,R10,R13 47K 
  • R11,R12 15K 
  • R14,R15,R17 47K 
  • R16 6K8 R18 1K5
  • C1,C2,C3,C6 4µ7 25V 
  • C4,C5 68nF 
  • C7 33nF 
  • C8,C9 220µF 25V 
  • C10 470nF 63V 
  • C11 100nF 63V 
  • C12 2200µF 25V 
  • D1 LED 
  • Q1,Q2 BC547 
  • IC1 TL072 
  • IC2 TDA1516BQ 
  • SW1 DPDT 
  • SW2 SPST 
  • SPKR 4 Ohm 


Rangkaian Speaker Aktif Subwoofer Amplifier 24 Watt diatas cukup sederhana dan sering digunakan pada amplifier subwofer mobil dengan daya rendah. Rangkaian Speaker Aktif Subwoofer Amplifier 24 Watt ini juga sering digunakan untuk membuat speaker aktif untuk komputer.


4.Rangkaian Mini Amplifier Stereo BA5417 
 Rangkaian mini amplifier  ini menggunakan IC BA5417 dan dapat memberikan output 5 watt untuk tiap chanelnya. Power amplifier mini stereo seperti pada gambar dibawah sering digunakan untuk penguat audio pada radio portable atau tape mobil. Rangkaian power amplifier stereo mini dengan IC BA5417 ini bekerja dengan sumber tegangan DC +12 volt yang dapat diambil dari power supply 12 volt maupun accumulator 12 volt pada mobil. Rangkaian dan daftar komponen untuk membuat rangkaian power amplifier stereo mini ini dapat dilihat pada gambar berikut. 
Rangkaian Mini Amplifier Stereo BA5417 

IC BA5417 merupakan IC khusus yang didesain sebagai power amplifier stereo dengan daya maksimum 5 watt untuk tiap chanelnya. IC power amplifier mini BA5417 bekerja dengan sumber tegangan DC single +12 volt dengan arus 1 A. Aplikasi dari power amplifier IC BA5417 ini dapat ditemui pada radio stereo portable atau pada tape mobil. Didalam IC BA5417 terdapat 2 buah power amplifier yang independent dan masing-masing dapat memberikan daya output 5 watt. Rangkaian power amplifier stereo mini dengan IC BA5417 ini cukup sederhana dan mudah dibuat. Rangkaian power amplifier stereo mini ini dapat langsung dihubungkan ke loud speaker tanpa harus menggunakan speaker protector. Hal ini karena daya output power amplifier IC BA5417 yang rendah dan tidak menghasilkan lonjakan tegangan pada terminal outputnya. Selain itu output pada power amplifier mini ini menggunakan coupling kapasitor elektrolit (elco) sebagai bloking tegangan DC pada terminal output power amplifier mini BA5417. 


5.Rangkaian Amplifier Stereo 20 Watt 12 Volt

     Rangkaian Amplifier Stereo 20 Watt 12 Volt ini merupakan amplifier stereo yang bekerja dengan sumber tegangan + 12 volt DC dan mampu memberikan daya output 20 watt RMS pada beban load speaker 8 Ohm. Rangkaian Amplifier Stereo 20 Watt 12 Volt ini dibangun dengan IC power amplifier TDA7377V dan penguat operasional TL074. Kelebihan Rangkaian Amplifier Stereo 20 Watt 12 Volt ini telah dilengkapi dengan pengatur nada (tone control) tipe baxandall yang dibangun menggunakan penguat operasional (Op-Amp) IC TL074 yang low noise. Pengatur nada pada Rangkaian Amplifier Stereo 20 Watt 12 Volt ini dapat mengatur level nada bass dan nada treble yang akan dikuatkan menggunakan IC power amplifier TDA7377V. Untuk membuat “Rangkaian Amplifier Stereo 20 Watt 12 Volt” ini dapat dilihat skema rangkaian dan komponen yang digunakan pada gambar berikut. 
Gambar Rangkaian Amplifier Stereo 20 Watt 12 Volt 


Pada gambar diatas “Rangkaian Amplifier Stereo 20 Watt 12 Volt” ini terdiri dari 2 bagian sebagai berikut. 

Power Amplifier Stereo 20 Watt TDA7377V 
   Bagian power amplifier stereo ini berfungsi untuk menguatkan sinyal audio dari tone control kemudian digunakan untuk menggerakan load speaker. Rangkaian power amplifier stereo ini dibangun menggunakan IC TDA7377V yang memiliki daya output 20 watt pada saat diberikan beban 8 Ohm. 
Tone Control Baxandall TL074 
    Bagian tone control berfungsi untuk mengatur level nada bass dan nada treble yang akan dikuatkan oleh power amplifier stereo TDA7377V. Bagian tone control ini dibangun menggunakan filter aktif baxandall dengan penguat operasional (Op-Amp) IC TL074. 
PCB Rangkaian Amplifier Stereo 20 Watt 12 Volt
Gambar rangkaian diatas merupakan gambar tata letak komponen dan layout PCB pandangan atas untuk membuat Rangkaian Amplifier Stereo 20 Watt 12 Volt seperti pada skema rangkaian diatas. Rangkaian Amplifier Stereo 20 Watt 12 Volt ini dapat dioperasikan menggunakan sumber tegangan DC +12 Volt dari sebuah accumulator pada mobil maupun dengan power supply +12 volt apabila digunakan di dalam ruangan. Rangkaian Amplifier Stereo 20 Watt 12 Volt ini dapat digunakan sebagai amplifier stereo pada mobil maupun sebagai amplifier portable yang dapat dibawa kemana-mana, karena dapat disupply dengan accumulator + 12 volt DC.